Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri Hashim Djojohadikusumo yang menyebut nilai tukar rupiah berpotensi merosot hingga 22.000 per dolar AS imbas gejolak MSCI.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada pembukaan Kamis (29/10) pagi. Merujuk data spot Bloomberg, rupiah dibuka 18.170 per US$ menguat 14 poin atau sekitar 0,08%
Menteri Airlangga Hartarto optimistis nilai tukar rupiah tidak akan melemah hingga Rp 19.000 per dolar AS karena kondisi makroekonomi Indonesia dinilai masih stabil.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada Rabu (28/10) pagi. Merujuk data spot Bloomberg, rupiah dibuka di angka 18.161 per US$. Angka ini melemah 5 poin
Menteri Airlangga Hartarto menyebut pelemahan nilai tukar rupiah memiliki dampak positif untuk meningkatkan daya saing ekspor Indonesia, meski pemerintah tetap memantau pergerakannya.
Nilai tukar rupiah dibuka di level Rp 18.137 per US$, Selasa (27/10), melemah 2 poin atau sekitar 0,03% dari penutupan sebelumnya yakni Rp 18.145 per US$.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan, pihaknya selalu memantau pergerakan nilai tukar rupiah yang tengah menghadapi volatilitas akibat situasi global.
Nilai Tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (23/10). Melansir data spot Bloomberg, kurs pagi ini dibuka Rp 18.070 per US$.
Gubernur BI, Destry Damayanti mengungkapkan sejumlah faktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah saat ini. Salah satunya adalah sentimen investor asing di pasar modal indonesia yang sempat bergejolak.
Rupiah dibuka di angka 17.990 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat dua poin atau sekitar 0,01% dari penutupan sebelumnya yakni 17.992 per dolar AS.