Wacana pendidikan gratis Prabowo mengajak kita berefleksi: sejak kapan manusia harus membayar untuk hak dasar dalam belajar, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pembakaran hutan sebagai "terorisme ekologi" dan meminta kajian sanksi yang lebih berat, termasuk pencabutan izin bagi perusahaan pelaku.
Artikel ini mengkaji kesiapan dan kemampuan negara dalam mempertanggungjawabkan janji pendidikan gratis dari SD hingga PTN, menyoroti anggaran besar RAPBN 2027 dan tantangan akuntabilitasnya.
Presiden Prabowo tekankan kerja sama BRICS harus beri manfaat nyata berupa devisa dan lapangan kerja bagi Indonesia, yang kini punya posisi strategis di titik temu Global North dan Global South.
Pidato Presiden Prabowo Subianto mengusulkan visi baru alih teknologi lewat pendidikan bahasa asing dan diaspora, namun tantangan regulasi yang koersif masih menghadang.
Ekonomi Indonesia di bawah Presiden Prabowo mengarah pada state-led capitalism, ditandai dengan penguatan hilirisasi dan program besar seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
Pemerintah targetkan operasional Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 2027 untuk ubah posisi Indonesia dari price taker menjadi price maker di pasar global.
Presiden Prabowo Subianto mendorong transformasi digital bansos agar warga tak lagi repot input data berulang atau mengeluarkan biaya hanya untuk membuktikan kemiskinan.
Di bawah kepemimpinan Prabowo, kebijakan ekonomi Indonesia berjalan di dua jalur: proteksi di sektor riil dan liberalisasi finansial lewat UU PFII untuk jadi pusat keuangan global.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesediaannya mengunjungi Korea Utara untuk membuka dialog, menegaskan kembali komitmen Indonesia pada politik luar negeri bebas aktif.
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan biodiesel B50 untuk tingkatkan serapan minyak sawit dan kurangi impor solar, namun tantangan kesejahteraan petani masih mengemuka.
Desa berduka, lima calon manajer koperasi tewas dalam latihan dasar kemiliteran yang dinilai tidak relevan, memicu sorotan atas militerisme di wilayah sipil.
Kunjungan PM India Modi ke Jakarta mengindikasikan arah politik luar negeri Indonesia di bawah Prabowo Subianto, menekankan strategi diplomasi multi poros untuk meningkatkan relevansi strategis.