Pertamina melakukan merger antara PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS).
Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi menjadi pemegang saham pada emiten perusahaan Energi Baru & Terbarukan (EBT) Filipina, Citicore Renewable Energy (CREC), Selasa, (13/1/26).
Merger tersebut mencakup tiga anak usaha Pertamina, yakni PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).
Sepanjang 2025, Pertamina Hulu Energi juga menemukan sumber daya migas kategori 2C sebesar 1.097 juta barel setara minyak (mmboe), dengan kontribusi terbesar dari sumur Migas Non-Konvensional.
Penyesuaian harga BBM dilakukan oleh PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, Vivo Energy Indonesia, hingga BP Indonesia, meski sebagian SPBU masih menghadapi keterbatasan stok.
Pertamina Patra Niaga berkolaborasi dengan Kementerian ESDM serta Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP) menyediakan akses air bersih bagi 699 warga Papua Selatan.
Mantan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meragukan keterlibatan Muhammad Riza Chalid dalam kasus dugaan korupsi impor bahan bakar minyak.
Ahok ungkap di sidang korupsi bahwa Pertamina bisa raup laba US$ 6 miliar per tahun dengan ubah skema subsidi BBM lewat aplikasi MyPertamina, namun usulan itu ditolak Jokowi.
Ahok mengungkapkan bahwa seluruh kegiatan bisnis Pertamina kini diawasi secara ketat melalui sistem pengawasan digital, dari hulu hingga hilir, termasuk dalam sidang korupsi impor BBM.